Powered by Blogger.
RSS

Cardiovascular


Cardio adalah istilah yg uda umum dikalangan pencinta olahraga terutama Fitnes / Gym. 
Banyak yg datang ke gym, terus bengong, bingung mau ngapain, terus temennya bilang, "udah cardio aja dulu", dibilang kaya gitu masih bingung juga cardio itu apaan?

Nah, teman-teman jangan asal ikut doang apa yg disuruh kalo emang belum tau fungsi dan manfaatnya, Cardio itu beda sama Pemanasan, beda juga sama Pereggangan otot, apalagi sama Angkat Beban jelas bertolak belakang.

Pertama, teman-teman harus tau dulu Cardio itu apa ? Cardio itu asal muasal katanya dari Cardiovascular, dan istilah ini berhubungan dengan 2 hal yaitu Jantung dan Pembuluh darah. Cara kerja Cardiovascular System yaitu jantung memompa darah, terus membiarkan darah mengalir keseluruh tubuh (bawa nutrisi) lewat arteri kesemua bagian yg bisa dilewatin, termasuk otot. Kalian bisa rasain efek Cardiovascular itu dari denyut nadi tangan dan itu biasanya dijadiin penentu denyut nadi kita.

Nah, terus apa hubungannya Cardiovascular sama olahraga ? kenapa suatu sistem tubuh bisa jadi istilah dalam olahraga? Banyak penyakit yg ditakutin dimuka bumi ini, ada penyakit yg menyerang  dengan cara "mengerogoti" sistem kekebalan tubuh seperti leukimia dll, atau ada yg menyerang organ tubuh seperti kanker, ada juga yg menyerang sistem saraf dll, dan itu semua mengerikan!

Dengan melatih Sistem Cardiovascular diyakini bisa menstabilisasi tekanan darah, sistem peredaran darah, memperkuat jantung dan paru-paru, dan juga melatih denyut jantung kita sehingga terhindar dari serangan jantung mendadak. 

Lalu apa dan seperti apa latihan Cardiovascular itu ?
Jadi, Latihan Cardiovascular itu melibatkan otot-otot besar sepeti pada:
1. Berlari (jogging)
2. Jalan
3. Renang
4. Senam aerobic
5. Bersepeda
dll.

Dengan latihan Cardiovascular, bisa diukur denyut jantung kita, apakah normal atau tidak. Pengukuran denyut jantung sebaiknya dilakukan pas kondisi tubuh lagi relax, atau kondisi istirahat. Detak jantung maksimum seseorang itu bisa melebihi jumlah detik dalam semenit.
Cara mengukurnya seperti ini nih:
Batas bawah 0.5 dan batas atas yaitu 0.85
Wanita ---> 226 - umur
Pria      ---> 220 - umur
contoh :
si A, pria 21 tahun.
Hitung : 220 - 21 = 199
Batas bawah (minimum) detak jantung adalah0,5 x 199 = 100/menit (pembulatan keatas / kebawah)
Batas atas (maksimum ) detak jantung adalah 0,85 x 199 = 170/menit (pembulatan keatas / kebawah)
Jadi batas aman detak jantung si A itu antara 100-170/menit.
Efek dari latihan cardio selain memperkuat paru-paru dan jantung yaitu bakar kalori, jelas bahwa kalo kita kardio kita butuh energi yg dibakar, latihan kardio tidak membutuhkan ekstra power dari otot, tapi lebih kearah daya tahan, keseimbangan pernafasan, stamina dan kerja jantung. Sehingga saya sering bilang bahwa latihan kardio ini efektif buat orang yg lagi fatloss, asalkan dilakukan pada waktu yg tepat yaitu ? pagi hari, bangun tidur sebelum makan.. Selain waktu tersebut, jgn berharap latihan kardio fatloss kamu berhasil, kalaupun berhasil ya ga efektif, buang waktu lama.

Sekian dulu mengenai Cardiovaskular itu ya. kalo teman-teman ada pertanyaan bisa di comment di bawah.
as.
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

1 comments:

Bajusenamgrosir said...

Terima kasih Sis.... ... .. .
klo untuk remaja seperti saya sebaiknya kegiatan cardio ini dilakukan berapa hari sekali...
dan apakah sis tau tempat yg jual baju senam murah di bandung... ..
Moga sukses

Post a Comment

Blogger templates