Cardio adalah istilah yg uda umum dikalangan pencinta olahraga terutama Fitnes / Gym.
Banyak
yg datang ke gym, terus bengong, bingung mau ngapain, terus temennya bilang,
"udah cardio aja dulu", dibilang kaya gitu masih bingung juga cardio itu
apaan?
Nah, teman-teman jangan asal ikut doang apa yg disuruh kalo emang belum tau fungsi dan
manfaatnya, Cardio itu beda sama Pemanasan, beda juga sama Pereggangan otot,
apalagi sama Angkat Beban jelas bertolak belakang.
Pertama, teman-teman harus tau dulu Cardio itu apa
? Cardio itu asal muasal katanya dari Cardiovascular, dan istilah ini
berhubungan dengan 2 hal yaitu Jantung dan Pembuluh darah. Cara kerja
Cardiovascular System yaitu jantung memompa darah, terus membiarkan darah
mengalir keseluruh tubuh (bawa nutrisi) lewat arteri kesemua bagian yg bisa
dilewatin, termasuk otot. Kalian bisa rasain efek Cardiovascular itu dari
denyut nadi tangan dan itu biasanya dijadiin penentu denyut nadi
kita.
Nah, terus apa hubungannya Cardiovascular sama
olahraga ? kenapa suatu sistem tubuh bisa jadi istilah dalam olahraga? Banyak
penyakit yg ditakutin dimuka bumi ini, ada penyakit yg menyerang dengan cara
"mengerogoti" sistem kekebalan tubuh seperti leukimia dll, atau ada
yg menyerang organ tubuh seperti kanker, ada juga yg menyerang sistem saraf
dll, dan itu semua mengerikan!
Dengan melatih Sistem
Cardiovascular diyakini bisa menstabilisasi tekanan darah, sistem peredaran
darah, memperkuat jantung dan paru-paru, dan juga melatih denyut jantung kita
sehingga terhindar dari serangan jantung mendadak.
Lalu apa dan seperti apa latihan
Cardiovascular itu ?
Jadi, Latihan Cardiovascular itu melibatkan otot-otot besar sepeti pada:
1.
Berlari (jogging)
2.
Jalan
3.
Renang
4.
Senam aerobic
5.
Bersepeda
dll.
Dengan latihan Cardiovascular, bisa diukur
denyut jantung kita, apakah normal atau tidak. Pengukuran denyut jantung sebaiknya dilakukan pas kondisi tubuh
lagi relax, atau kondisi istirahat. Detak jantung maksimum seseorang itu bisa
melebihi jumlah detik dalam semenit.
Cara mengukurnya seperti ini nih:
Batas
bawah 0.5 dan batas atas yaitu 0.85
Wanita
---> 226 - umur
Pria ---> 220 - umur
contoh
:
si A,
pria 21 tahun.
Hitung
: 220 - 21 = 199
Batas
bawah (minimum) detak jantung adalah0,5 x 199 = 100/menit (pembulatan keatas
/ kebawah)
Batas
atas (maksimum ) detak jantung adalah 0,85 x 199 = 170/menit (pembulatan
keatas / kebawah)
Jadi
batas aman detak jantung si A itu antara 100-170/menit.
Efek
dari latihan cardio selain memperkuat
paru-paru dan jantung yaitu bakar kalori, jelas bahwa kalo kita kardio
kita
butuh energi yg dibakar, latihan kardio tidak membutuhkan ekstra power
dari
otot, tapi lebih kearah daya tahan, keseimbangan pernafasan, stamina dan
kerja
jantung. Sehingga saya sering bilang bahwa latihan kardio ini efektif
buat
orang yg lagi fatloss, asalkan dilakukan pada waktu yg tepat yaitu ?
pagi hari,
bangun tidur sebelum makan.. Selain waktu tersebut, jgn berharap latihan
kardio fatloss kamu berhasil, kalaupun berhasil ya ga efektif, buang
waktu
lama.
Sekian dulu mengenai Cardiovaskular itu ya. kalo teman-teman ada pertanyaan bisa di comment di bawah.







1 comments:
Terima kasih Sis.... ... .. .
klo untuk remaja seperti saya sebaiknya kegiatan cardio ini dilakukan berapa hari sekali...
dan apakah sis tau tempat yg jual baju senam murah di bandung... ..
Moga sukses
Post a Comment